Saya benar-benar jengah dengan sebuah surat edaran yang saya temukan di salah satu surau (bagi yang protes: musala) di kampus saya. Saya kutipkan semua isinya, tanpa suntingan sama sekali:
PERNYATAAN SIKAP ABU BAKAR BAASYIR
Mengenai INSIDEN MONASAlhamdulillah, Shalawat dan Salam atas Nabi Junjungan kita Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam beserta keluarga dan seluruh sahabatnya serta seluruh pengikutnya hingga hari kiamat. Allah Subhanahu wata’ala berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang mu’min adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.”
(Q.S. Al Hujuraat:10)Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam bersabda:
“Persaudaraan sesama mu’min bagaikan satu tubuh, apabila salah satu bagiannya terluka, maka seluruh tubuh akan merasakan sakit.”
(HR. Bukhari dan Muslim)Amma ba’du.
Sehubungan dengan terjadinya INSIDEN MONAS pada tanggal 1 Juni 2008 berikut rentetan berbagai peristiwa lain yang terkait, maka saya Abu Bakar Baasyir memandang dan menyatakan sikap bahwa: Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Agama dan Kepercayaan, Sosial Kemasyarakatan, Umum | Tag:sikap, Indonesia, surat, negara, BBM, insiden, Monas, Pancasila, FPI, Ahmadiyah, AKKBB, Abu Bakar Baasyir, edaran, pernyataan, Juni, 1 Juni 2008, UUD 45, UUD 1945, kyai, ulama, komando lasykar Islam, Polri













