Sebuah ide gila — yang sebenarnya sudah lama saya pikirkan — sekarang ingin saya jadikan sebagai bahan pertimbangan bagi semua. Tolong direspon dengan semestinya
BAGAIMANA KALAU IBUKOTA INDONESIA DIPINDAH KE MAKASAR???
Bukan apa-apa sih, bukan karena saya benci dengan Jakarta atau pro dengan Makasar (lah saya sendiri juga bukan orang Makasar kok, hehehe…) atau apalah. Cuma beberapa pertimbangan yang saya dapatkan sehingga saya berani mengeluarkan ide untuk memindahkan ibukota negeri tercinta ini:
-
Jakarta sekarang sudah sangat banyak memiliki masalah, yang nyata-nyatanya tidak dapat diselesaikan dalam waktu yang cukup singkat dan berdampak dengan penyelenggaraan pemerintahan negara yang baik yang belum terlaksana maksimal karena masih berkutat dengan permasalahan Jakarta.
-
Banyaknya kasus pencurian sumber daya alam utamanya di daerah Indonesia Timur yang banyak dilakukan oleh oknum-oknum asing, sehingga letak Jakarta yang berada di bagian
pojokBarat Daya kepulauan Indonesia, sangatlah tidak strategis untuk keperluan pemantauan wilayah yang lain di Indonesia Timur -
Masalah perbatasan, baik dengan Malaysia, Singapura, Filipina, India, Papua Nugini, Palau, Australia, Muangtai, Vietnam, maupun dengan Timor Timur yang masih menjadi sengketa, menjadi masalah yang perlu diperhatikan setelah lepasnya Sipadan dan Ligitan dari pangkuan negeri kita, serta terancamnya Ambalat diaku oleh Malaysia. Dan sekali lagi, letak Jakarta kurang menguntungkan untuk keperluan pemantauan wilayah perbatasan tersebut (selain juga kepedulian .
-
Masalah kedaulatan, masalah pengembangan mutu sumber daya manusia, dan lain-lain yang tidak bisa saya rinci satu per satu
karena keterbatasan pengetahuan saya sendiri…
Dan saya melihat prospek yang cerah jika dipindah ke Makasar karena:
-
Letak Makasar tepat di bagian tengah negeri Indonesia, sehingga sangat strategis untuk keperluan pemantauan kedaulatan, pengembangan wilayah timur, dan pencegahan pencurian kekayaan alam
-
Kondisi Makasar yang merupakan bandar pesisir, bukan bandar muara sungai, sehingga akan jarang sekali mengalami masalah banjir, pengikisan tanah berkepanjangan, dan longsor.
-
Kondisi alam sekitarnya yang masih perawan, membuat makasar cocok sebagai kota perdagangan sekaligus pariwisata. (Kota industri? Jangan..)
Namun ini hanya sebuah wacana. Ada yang kira-kira sepakat, atau menolak, mangga… Komentar yang membangun sangat diperlukan…


Ideny memang bgus and brilian,
tapi perlu dpertimbngkan juga masalah biaya
klo nanti ibu kota dpindahkan pasti akan menghabiskan bnyak biaya yg akan berdampak ke sektor lain yg lebih membuthkan sokongan dana
blum lagi akan menimbulkan polemik yg luar biasa di masyarakat
lebih baik qta benahi saja jakarta,
memulai dr yg sudah dimulai,jngan dr nol
trims
Oleh: everythingisposible on Kamis, 3 April 2008
at 8.32
kalo jadi pindah ke maksar, maka pembangunan infrastruktur menjadi keharusan untuk kelancaran pemerintahan.
sehingga pemeretaan pembangunan tidak hanya “merata” dijakarta aja.
ide yang menarik cak
Oleh: mybenjeng on Sabtu, 5 April 2008
at 1.47
Kalau aku setuju aja karena di jakarta kan sering banjir.bisa2 kantor 2 negara tenggelam
Oleh: andy on Senin, 7 April 2008
at 17.54
>everythingispossible
Lah, daripada kehilangan kekayaan alam kita??? Kehilangan budaya kita??? Kehilangan pulau-pulau kita??? Bukankah malah lebih berkorban banyak???
>mybenjeng
Iya… Ini saya dapat dari melihat fenomena pemindahan pusat pemerintahan Gresik dari Alun-alun ke Waduk Bunder, karena merasa pusat pemerintahan yang lama sudah tidak strategis. Lah, dampaknya kok lumayan bagus… Terus jadi berpikir, kalau pusat pemerintahan Gresik dipindah bisa, kenapa Indonesia tidak???
>andy
Iya, tidak malu tah sama negeri tetangga, kalau kedutaan besarnya kebanjiran???
Oleh: Arif Budiman on Senin, 7 April 2008
at 19.38
setuju lah makasar, keren juga kali yach kotanya. Satu lagi kandidat kota lampung.. gak jauh dari jakarta, apabila jembatan trans sumatra-jawa udah jadi tentu akan memudahkan koordinasi.
Oleh: Resi Bismo on Selasa, 8 April 2008
at 18.26
Hmm, terus apakah masalah-masalah yang terdapat di jakarta gak pindah ke makassar yah?
Oleh: Koko on Rabu, 9 April 2008
at 18.03
yang namanya IBUKOTA itu merupakan pusat negara. emang seharusnya seperti itu, mo dipindah kemana aja kalo dah menjadi ibukota yang akan gitu. sebagai contoh manusia aja. pusatnya waktu kecil ya placenta donk….. segalanya dari placenta….. ketika dah lahir tali placenta putus…. pusat syarafnya di otak maka segala sebab dan aksi akan bereaksi dikepala…
kalo komputer ya diCPUnya……. masalah pindah terserah aja…… yang jelas tetep sama aja…
tak ada bedanya tul gaa………………
salam kenal aja
bloger ga punya tulisan.
Oleh: ekapratiwi on Selasa, 15 April 2008
at 14.01
ibukota pindah ke irian aja.. thn depannya pindah lagy ke merauke…trus pindah lagy ke madura…
Oleh: manis on Kamis, 17 April 2008
at 9.41
>Resi Bismo
Mmm… Boleh juga…
>Koko
Ya… Dicoba saja… Bagaimana kita tahu kalau belum mencoba?
>ekapratiwi
Tul…
>manis
Ya, terus tahun depannya bergiliran kaya arisan gitu ya… Biar semuanya dapat giliran…
Oleh: Arif Budiman on Kamis, 17 April 2008
at 17.37
abdi teh sangat stuju pisan kalau ibu kota indonesai di pindah ke makasar. dalam sejarah keindonesian purba. Makasarlah yang di kenal oleh dunia barat.
sebagai pulau yang sangat kaya ajan smber dayanya. dan sangat strategis untuk perdagangan international.
Oleh: teguh on Jumat, 2 Mei 2008
at 15.18
Negative Thinking :
Ente orgnya Bang JK yah ?
Kalo sayah sih lebih seneng pindah ke Balikpapan atw Bontang atw Sangata aja. Dan USA saja ibukotanya di Washington DC itu adem² sdg bisnisnya di NY untuk timur atawa LA di barat
Oleh: K Sura on Sabtu, 7 Juni 2008
at 0.53
> teguh
Loh, aku kok malah baru tahu ya???
> K Sura
Halah… Yoh bukan toh…
Kenapa Balikpapan? Atau Bontang? Atau Sangata? Emang beda ya sama Makasar??? Coba cermati alasanku…
Oleh: Arif Budiman on Sabtu, 7 Juni 2008
at 2.31
betul2 ide gila..! pencetusnya patut dipertimbangkan masuk RSJ!
Oleh: genz on Rabu, 11 Juni 2008
at 19.58
bagaimana kalau ktp gak usah mencantumkan agam biar kita ketemu dimana aja jadi damai.kan ada fpi yang secara pribadi aku kurang … .menegakan agama kok pakai kekerasan alih2 orang malah anti pati ya gak.serbarkan cinta kasih itu yang benar dan dami .hidup perdamaain .eh kenapa ya 90 persen negara pejabatnya beragama islam tapi korupsi juga luar biasa ..itu yang perlu diperangi oleh fpi dan kawan kawannya
Oleh: purcahyo on Minggu, 9 November 2008
at 18.41