Tebersit kembali di benakku untuk bisa belajar sambil bekerja. Tidak tahu sih, lama-lama aku merasa sudah beranjak menjadi tua eh, dewasa, dan harus sudah mulai mencari uang sendiri, terutama setelah kehilangan ponselku untuk yang kedua kalinya
. Bukan sok bisa membagi waktu, sok kuat bekerja, tapi apa mau dikata. Dengan beberapa alasan yang sangat mendesak (terutama sekali lagi, dorongan kocek yang tiap hari kosong dan usia yang semakin menua) membuat aku harus benar-benar dapat kerja.
Dulu saat aku mulai pertama masuk kuliah, aku memang diwanti-wanti oleh Bapakku untuk tidak usah bekerja. Kata Bapak: “Le, awakmu iku tugase mek belajar ae. Wis ojok mikir dhuwik, ojok mikir bandha, engko Bapak ae sing mikir…” Dan itu benar-benar kupatuhi untuk dua tahun ini. Tapi, Bapak, maafkan aku. Mungkin untuk saat ini aku akan tidak mematuhi nasihat Bapak. Ya, aku ingin agar Bapak tidak terlalu banyak mbandhani aku, biar sedikit-sedikit beban Bapak bisa teringankan…
Namun mungkin hanya kerja ringan yang aku bisa. Paling cuma bisa bantu jaga rental atau menulis-tulis artikel buat surat kabar (Mungkin…
) Atau mungkin cari les-lesan atau jadi juru terjemah… (Atau mungkin ada yang tahu freelance via internet? Share ya…) Ya, pokoknya sih tidak mau mengganggu kegiatan perkuliahanku… Kuliah tetap nomer satu ding…
For me: Ayo semangat!!!












