Desaku yang Kucinta…

Desaku yang kucinta

Pujaan hatiku

Tempat ayah dan bunda

dan handaitaulanku

Tak mudah kulupakan

Tak mudah bercerai

Selalu kurindukan

Desaku yang permai…

Mungkin sepenggal lagu tersebut mengingatkan kita akan keadaan sebuah desa yang masih asri, tempat kelahiran yang kita banggakan, tempat menetap ayah dan ibu kita, tempat kita merasakan keriangan semasa kecil…

Desa kelahiranku adalah Desa Doudo, terletak di wilayah Kecamatan Panceng, Gresik Utara. Desaku ini khas sekali dengan tanaman jambu monyet dan telaganya – Telaga Doudo – yang… katanya agak sedikit angker sih… Keunikan lainnya adalah walaupun tanah pertaniannya mencapai hampir 2/3 luasnya, desaku tidak mempunyai tanah sawah sama sekali, yang ada hanyalah tegalan dan ladang. Juga tentang kelangkaan airnya, di mana hanya ada satu mata air yang dinamakan Laga Geneng – tapi airnya hanya merembes (nggeneng dalam bahasa Jawa) - serta kalau membuat sumur harus mengebor bermeter-meter jauhnya :( (Mungkin dari sinilah dinamakan Doudo, dari “doh” – jauh- dan “uda” – air – )

Desaku ini punya bahasa yang khas, bahasa yang merupakan percampuran dari bahasa Jawa logat Gresikan, bahasa Jawa logat Tubanan, bahasa Jawa logat Kidulan (?) , bahasa Madura, sedikit bahasa Bugis Makasar (?) , dan sedikit Arab (?) – ngawur juga sih sebenarnya :lol: , soalnya bahasanya terlalu campur aduk - yang akhirnya kunamakan sendiri “Bahasa Jawa logat Doudoan” walaupun sebenarnya maksa banget :lol: . Kalau mau lihat keunikan bahasanya, klik nih di sini

Mungkin ini sekelumit tentang desaku… Semoga penasaran dan mau berkunjung…

Tanggapan

  1. subhanallah sekali ya……
    tinggal di desa emang tentram banget….
    eh mas, bahasa jawa logat doudoan kya gmana?
    heuheu

  2. aku juga anak desa lho, yg baik hati dan tidak sombong. wkaka…

  3. iku foto desone sopo?kok apik temen

  4. *mikir*
    Desa di luar negeri kaya apa ya?

  5. jadi rindu kampung halaman nih ;)

  6. Assalamu’alaikum Wr Wb

    Subhanallah, Sebuah lagu yang sangat dekat dengan kita rakyat indonesia

    Ada MP3ny Gak???

    Lagi Nyari tapi ga’ ada”

    Trims

    wassalamualaikum Wr. Wb.

  7. membaca ulang lagu itu mengingatkanku pada masa kecilku. pada saat itu aku masih di perantauan, tepatnya di sulawesi selatan. transmigrasi mengikuti orang tua. aku sekolah SD di sana, nama SD Rantemario,Luwu, Sulawesi Selatan.
    guruku (tentusaja) yang mengajarkanku lagu itu.

  8. Lagu itu mengingatkan kita dengan desa kita , yaitu desa tempat dimana kita dan orangtua kita dilahirkan. Saat ini jumlah penduduk desa sangat sedikit karena banyak orang – orang yang merantau ke kota untuk mencari nafkah. sebenarnya apabila kita cinta terhadap desa kita , seharusnya kita membantu memajukan pembangunan di desa.

  9. gimana klo desa kita ganti namanya?????:D:D
    masalah air gak ada masalah sekarang???

  10. Desa Doudo, saya kira kalau di Minangkabau atau di dekat Manado? Malah seperti nama Itali?Tapi kok ada banner ‘blogger ng-Gresik’? Kiranya memang di Gresik ya? Karena di ujung timur utara Jawa deket Madura kanaya logatnya unik ya? Termasuk nama desa itu, Doudo, saya mau selip ngucap mjd “dho wudo” = pada telanjang.. he..he.. :lol: :lol:

  11. ok


Beri tanggapan

Your response: