Oleh: Arif Budiman | Selasa, 1 Januari 2008

Surat Al-Ma’arij 19 – 35

19. Inna’l-insaana khuliqa haluuaa(n)
20. Idzaa massahu’sy-syarru jazuu’aa(n)
21. Wa idzaa massahu’l-khairu manuu’aa(n)
22. Illa’l-mushalliin(a)
23. Al-ladziina-hum ‘alaa shalaati-him daaaaaimuun(a)
24. Wa’l-ladziina fii amwaalihim chaqqu’m-ma’luum(un)
25. Li’s-saaaaaili wa’l-machruum(i)
26. Wa’l-ladziina yushaddiquuna bi yaumi’d-diin(i)
27. Wa’l-ladziina-hum min ‘adzaabi Rabbi-him musyfiquun(a)
28. Inna ‘adzaaba Rabbi-him ghairu ma,muun(in)
29. Wa’l-ladziina-hum li-furuuji-him chaafidhuun(a)
30. Illaa ‘alaa azwaaji-him au maa malakat aimaanu-hum fa inna-hum ghairu maluumiin(a)
31. Fa-man-ibtaghaa waraa-a dzaalika fa ulaaaaaika humu’l-‘aaduun(a)
32. Wa’l-ladziina-hum li-amaanaati-him wa ‘ahdi-him raa’uun(a)
33. Wa’l-ladziina-hum bi-syahaadati-him qaaaaaimuun(a)
34. Wa’l-ladziina-hum ‘alaa shalaati-him yuchaafidhuun(a)
35. Ulaaaaaika fii jannaati(n)mukarramuun(a)

Artinya:

19. Sungguhlah manusia diciptakan pengeluh
20. Jika mendapat keburukan berkeluh kesah
21. Dan jika mendapat kebaikan kikir
22. Kecuali orang yang sembahyang
23. Yang mereka pada sembahyangnya setia
24. Dan yang pada harta-hartanya disiapkan tertentu
25. Kepada orang yang meminta dan yang tidak
26. Dan yang membenarkan kepada hari kiamat
27. Dan yang mereka pada siksa Tuhan mereka takut
28. Sungguh siksa Tuhan tiada membuat aman
29. Dan yang mereka pada kemaluan mereka terpelihara
30. Kecuali pada istri-istri mereka atau apa-apa budak yang mereka punya, maka sungguh mereka tiada tercela
31. Maka barangsiapa yang mencari di luar itu, maka merekalah yang melampaui batas
32. Dan yang mereka pada tanggungjawab mereka dan janji mereka terjaga
33. Dan yang mereka pada kesaksian mereka teguh
34. Dan yang mereka pada sembahyang mereka terpelihara
35. Mereka semua di surga termuliakan

Renungkan…
Apakah kita benar suka mengeluh???
Apakah kita benar suka kikir???
Apakah kita setia dalam sembahyang kita???
Apakah kita memberikan hak orang miskin yang ada pada harta kita?
Apakah kita mempercayai hari akhir???
Apakah kita takut kepada siksa Tuhan???
Apakah kita selalu menjaga kemaluan kita???
Apakah kita selalu menepati tanggung jawab dan janji yang kita buat???
Apakah kita teguh pada kesaksian kita terhadap Tuhan???
Dan, sekali lagi, apakah kita memelihara sembahyang kita???

Jujur, sangat sulit untuk memenuhi semuanya (Karena sudah teruji padaku)…Namun, tetaplah berusaha untuk memenuhinya… Yakinlah bahwa Tuhan membantu kita… Semangat!!!


Responses

  1. iyo semangat

    Makaci…🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: