Oleh: Arif Budiman | Kamis, 3 Januari 2008

Bengawan Solo… Riwayatmu Kini…

*Tiba-tiba terngiang-ngiang di telinga lagunya Gesang”

Bengawan Solo… Riwayatmu kini…

Sedari dulu jadi… perhatian insani…

Ya, memang dahulu Bengawan Solo sangat tersohor seantero jagat. Hal ini dikarenakan dahulu Bengawan Solo adalah jalur transportasi utama untuk menyusuri daratan Jawa. Kapal-kapal besar dan kecil serta perahu kayu dan sampan lalu lalang menyusuri sungai ini. Airnya adalah sumber penghidupan untuk masyarakat sekitarnya. Ya, untuk mencuci lah, diminum lah, dicari ikannya lah, dsb.

Tapi, hari ini kita menyaksikan Bengawan Solo hanya sebagai “pengirim banjir”, walaupun memang dari dulu Bengawan Solo langganan banjir. Memang masih digunakan untuk mandi dan mencuci (untuk beberapa orang), tapi… airnya itu loh… keruh seperti susu coklat. Wah…

Terpikir juga untuk mengadakan revitalisasi Bengawan Solo. Dikeruk lagi biar bisa lagi dilewati kapal… Dan sekaligus biar tidak sering banjir… Tapi… Mau tidak ya pemerintah mendukung???

*terngiang lagi lagunya Gesang*


Responses

  1. kemarin lewat sana,
    wah meluap ndak karuan,

    mungkin semua berawal dari pendangkalan, mestinya pemerintah sigap akan hal ini hehehe…

    lha inilah tujuan ngeblog, tulis saja!

  2. iya dan persoalannya udah dari hilir sampe hulu..

  3. Bagaimana tidak dangkal, la wong orang-orang sekitarnya juga tidak peduli dengan sungainya… Membuang sampah sembarangan, mulai dari limbah ampas kelapa sampai kasur (nah lo… Tapi beneran ini…)

  4. yang skrg lagi saya pikirkan adalah bagaimana kalo buaya2 di penangkaran jurug itu kembali meloncat ke bengawan solo. ah, bakal butuh joko tingkir lagi…

  5. Lo, yang nulis ini bukannya salah satu yang lepas ya???πŸ˜†

  6. aduh ngomong bengawan solo.. bikin sedih..(teringat kampung yang lagi banjir)

  7. kalo sampean lagi nyayi lagune Gesang, saya jadi was-was nunggu banjirnya kali lamong…πŸ™‚
    sebagai warga yang pernah (selalu) kebanjiran tiap musim hujan, saya gak bisa berbuat banyak (efektif) dengan antisipasi banjir. pemerintah…., saya juga ga yakin kalo kesigakapannya secepat yang kita harapkan. semoga tahun mendatang pemerintah punya langkah yang efektif untuk penanganan banjir…

  8. loh pemerintah kan sudah mengaku kalau teledor…??

  9. mungkin tuhan mulai bosan melihat tingkah kita pada alam, sehingga kita di beri cobaan.πŸ˜€
    mas peyek lewat sana pasti mau jaring iwak bandengπŸ˜€

  10. miris emang melihat kenyataannya seperti itu….

  11. > Matt De Stupid King
    Ya… Turut berduka cita… (Karepmu tangga-tanggaku ya gak kenek banjir ngono tah???)

    > mybenjeng
    Amin…

    > akafuji
    O… Ternyata Mas Peyek punya pekerjaan sampingan ya… Gak nyangka…πŸ˜†

    > aRul
    Memang miris, apalagi yang kena…πŸ˜†

  12. Air mengalir saaampai keruh……
    Akhirnya kebanjiiiiiran……


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: