Oleh: Arif Budiman | Sabtu, 26 Januari 2008

Hari yang Ter…

Weleh-weleh… Hari ini adalah hari yang ter… (apaan ya?) buatku. Nggak tahu sih, hari ini aku mengalami kejadian yang bermacam-macam:

  • Pagi: Aku benar-benar syok saat melihat nilai Matematika Rekayasaku D. Tiga sks… ? Wuih,ampun… Nilai IPK-ku langsung meluncur drastis :-O Wah… Bagaimana ini? Apa nanti yang kukatakan pada dosen waliku? (Soalnya kemarin beliau mentarget aku dapat IPS 3,** …)😥 Pikiran itu membuatku sangat tidak ingin melakukan apa-apa  sama sekali (kata-katanya mbulet ya?😆 ) Tapi, pagi itu juga aku menerima suatu hadiah yang setahun lalu juga aku terima darinya… Wah, terima kasih ya… Sungguh akan kugunakan dengan baik…😀
  • Siang: Setelah beberapa saat menumpahkan uneg-uneg masalah IPK-ku kepada teman dekatku sambil menikmati makan di kantin pusat kampusku dan aku hampir saja tidak bisa menghabiskan es kabang hijauku karena kekenyangan, hehehe, akhirnya kami main kartu… Wahahaha… Dluedekan puol… Maklum lah, sama-sama “gila”-nya… Hehehe…😆 Dari jam setengah dua sampai jam limaan sore… Wehehe… Puas rasanya… Dan, yang membuat aku senang, akhirnya rasa sedihku pagi hari tadi hilang seketika… Terima kasih ya teman…
  • Sore: Aku sama anak-anak main-main ke rumahnya Pembina Pramukaku (namanya Muhayana, kami sering memanggilnya Bunda Yana)yang melahirkan bayi. Eh, bayinya lucu cekayi… mungil, beratnya cuma 2,3… Hehehe, di sana Bunda cerita-cerita banyak, mulai telatnya mengurus izin cuti, pantangan-pantangan makannya, hingga cerita kelezatan es krim di depan gioskop Mitra 21 (Jalan Pemuda)… Ngalor-ngidul pokoknya…😆
  • Malam: Sepulang dari Bunda, 4 orang yaitu aku, Kak Eng, Kak Dut, dan Rimo pergi cari makan. Akhirnya, setelah mbulet beberapa menit (bahkan hampir sejam sampai-sampai perutku melilit karena lapar sekali😥 ) akhirnya keputusannya makan di Biadab. Tidak tahu sih, kenapa kok dipanggil begitu (padahal nama aslinya loh Warung Pak Bas), tapi kayaknya karena porsi makannya yang benar-benar “biadab”…😆 Awalnya kami memutuskan untuk mekan “sepiring berdua” (jadi ingat lagu Dangdut nih…😛 ). Aku dan Rimo pesan nasi goreng, Kak Dut dan Kak Eng Pean Koloke. Nah, si Rimo ternyata kurang, dia malah pesan lagi Fu Yung Hai… Dan ternyata, Fu Yung Hai-nya juga berporsi sangat biadab sekali… Sampai-sampai membuat Rimo, aku dan Kak Dut hampir saja menyerah untuk menghabiskannya… Namun, setelah melalui perjuangan yang keras dan semangat 45, akhirnya kami bisa menghabiskan Fu Yung Hai itu, walau perut kami akhirnya mulas-mulas tidak karuan…

Benar-benar hari yang penuh masalah… But, I like this day!!!


Responses

  1. Loh bukannya chiw!!!🙂

  2. >Peyek
    Hayo… Kok dari kemaren K’Siw terus…❓

  3. Arek ITS oleh Math-Rek ele iku biasa …😆 lha wong sing diajarno gak jelas, rumusE tokh, pas nang ujian sing metu soalE tentang implementasi😡 …

    Untung wingi aku gak oleh MathRek, tagi ganti iku: mathStat 1-3, Kalkulus 1-2, Mathxxx edann … tapi untung wes mari kabeh:mrgreen: ayo rek, sing kenceng ndang lulus trus iso ndue ‘Surat izin menikah’:mrgreen:

  4. gimana boss ujiannya sukses khan?

  5. >bisaku
    Kawin? Siapa saja juga mau… Lah, masalahnya yang buat makan anak istri lo nantinya apa???

    >Resi Bismo
    Ancur… banget nilainya!!!

  6. Kan kubilang ‘surat izin kawin’ bukan langsung kawin to😆

  7. ~peyek~
    emang baca judulnya tak kira tentang chiw!!!🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: