Oleh: Arif Budiman | Jumat, 14 Maret 2008

Beginikah Dunia Kerja?

Akhirnya lolos juga dari ruangan itu, ruangan dimana aku ditanyai hal-hal yang, ya… aku sangat repot menjawabnya. Hehehe, bukan di pengadilan, atau di penjara, tapi di Lab PSMI, laboratorium tempat aku mencoba melamar untuk program magang (semoga saja keterima, Amin…).

Habis itu langsung ke Lab KOI, mau mengerjakan tugas laporan praktikum yang akan dikumpulkan besok (huh… Lagi-lagi praktikum…πŸ˜₯ )Β  Tak tahunya di situ aku malah bertemu dengan teman-teman seperjuanganku, yang ikut di shift sebelum aku. Langsung saja aku diinterogasi dengan pertanyaan “Gimana hasilnya?“… Yah, kujawab dengan penuh emosi bahwa pertanyaan yang diajukan tadi sangat sulit untuk kujawab. E… tahunya malah temanku bilang, kalau dia santai saja dalam menjawab… Kok lain dengan aku ya?πŸ˜₯

Dan, obrolanku itu didengar oleh seniorku yang ada di sebelahku.Β  Terjadi percakapan dengan bahasa campuran antara Surabayaan dengan bahasa Indonesia:

Walah Dhik, iku loh isek entheng, daripada nanti di dunia kerja malah tambah parah”

Loh, iya tah Mbak?”

“Iya, nanti pas di dunia kerja malah ditanyai hal-hal yang lebih. Malah bisa dikorek-korek semua pribadimu”

Oalah, ngono toh Mbak?”

Dan seterusnya dia cerita bahwa beberapa pihak personalia kadang hanya dengan melihat foto pelamar bisa mengetahui karakternya. Nah, lo? Aku jadi grogi sekali. Lah, kalau cuma yang katanya “mudah” begitu saja aku sudah keder, lah bagaimana dengan yang katanya “lebih parah”? Lak tambah modar aku???


Responses

  1. nek gak pede mbek photomu dhewe, yokopo nek nggawe photoku ae.πŸ™‚

  2. potone diaji-aji!

  3. Sun wetak aji…ajiku aji Panglimunan,
    Tak temahke marang jabang bayine….( nama orang yg kamu adepi ) bakal LALI…mingkem…mingkem Maningkem….ora iso obah, ora usik.

    Wis…beres deh…LULUS tenan, utowo nek gak dilempar Sepatu kowe Rif, Haks…haks..

  4. Lah, gak mikir aku masalah aji-ajian barangπŸ˜†
    Igak sih, cuma khawatir saja, kalau cuma wawancara kayak begini sudah keder, takutnya malah nanti pas ngelamar kerja tambah nemen (grogie maksude)… Lah kepiye nik ngono?πŸ˜₯

  5. ya yang sabar to, kan sekarang ini cuma latihan. kalo kemarin kak ghoz bilang ke aku”diluar itu lebih kejam, masah dibikin susah dikit adik-adik gak mau berusaha malah ngambek”

  6. cuman butuh latian aja untuk bisa hadapi segala macam kesulitan2 itu, dihadapi dengan berbagai cara yang akhirnya membuat kita bisa terampil dalam menghadapinya

    ::scouteng
    gak usah dibikin susah juha udah susah, orang malah nggak bisa kerja dengan enak kalo dengan sengaja dipersulit.

  7. wah kok podo ngusulno jimat kabeh kabeh?

  8. lum pernah kerja ya?πŸ˜€

  9. cocok banger kuwi santri gundul

    luwih becik nang ndas semut ketimbang nang buntut gajah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: