Oleh: Arif Budiman | Jumat, 18 April 2008

Seandainya Tanpa Tedheng Aling-aling

Hari Rabu kemarin aku les bahasa Inggris di UPT Pusat Bahasa, aku mendapat sebuah kata mutiara dari tentor pengajarku. “Orang Indonesia itu memang pintar dalam urusan grammar, namun kalah dalam urusan speaking dan writing“. Itu yang dia ucapkan, dan aku sadar bahwa itu terjadi pada diriku!

Ya, memang kalau dipikir-pikir, menurut pengalamanku pribadi sih memang susah kalau disuruh berkomunikasi dengan orang lain, baik secara lisan maupun tulis. Apalagi kalau sudah dihadapkan pada komunikasi secara formal (seperti wawancara) atau massal (seperti pidato)… Wah… Isa gubyes ringet iku…

Dan lanjutnya lagi, “Orang Indonesia itu sangat pendiam. Misalnya dalam kasus menyukai seorang gadis. Orang Indonesia kebanyakan akan memendam perasaannya sambil berandai-andai akan mendapatkan sang gadis, tapi bagaimana kita bisa mendapatkannya kalau si gadis tidak tahu perasaan kita?

Ya, sama lagi kejadiannya dengan aku… Hehehe… Pernah, mungkin bahkan berulangkali menyukai seorang gadis tapi takut mengungkapkannya… Hehehe, sudah lah, itu masa lalu…:mrgreen:

Kadang juga kalau aku ingin sesuatu namun dalam kondisi yang pada saat itu kurasa belum pas untuk mengatakannya, ya aku tahan untuk mengatakannya. Itu mungkin ya kelemahan kita sebagai orang Indonesia, yang beradat saling sopan santun dan tabu menyakiti hati orang… Beda dengan orang Barat yang blak-blakan tanpa tedheng aling-aling

Lanjutnya lagi, “Lah, kita kalau mau bicara perhitungan dulu sih, jadinya kadang kita perlu waktu lama untuk bicara. Padahal kalau bicara kita dituntut untuk cepat, supaya yang jadi lawan bicara itu lebih mengerti maksud kita. Lah kalau pakai mikir segala, bagaimana lawan bicara bisa mengerti?
Gubrag… Langsung jatuh semua kepercayaan diriku… Lah, kok semua yang diomongkan tentorku ada padaku ya? Apa berarti aku orang Indonesia sekali ya? Orang Timur sekali ya??? Ah… jadi ingin sekali bisa bicara blak-blakan di mana pun dan kapan pun… Tapi sekali lagi, apa tidak akan menyakiti hati orang lain ya? Apa tidak berdampak negatif pada orang lain ya kalau aku mengungkapkan perasaanku yang sebenarnya, terutama pada orang yang padanya aku sebal selama ini?

Tak tahu ah… Gelap…


Responses

  1. Pede dan Pede aja…..

    paling kita bakal malu sekali atau dua kali, insya Allah selanjutnya tidak akan lagi….
    slm knl, *,*

  2. ngomong dong sayang….. ngomong dong….🙂

  3. lantaran diam itu emas! hehehe…

  4. diam belum tentu jg baik, jadi kenapa ngga terus coba dialog, entar jg bakal selangkah lebih maju *,*

  5. terkadang diam malah bisa menyelesaikan masyalahh…
    gmn hayoo!!

  6. >hafidzi
    Iya, menumbuhkan PD-nya itu yang berat…😦

    >mybenjeng
    Ngomongnya gini: *&#HW%@%&^!()_!&@… :angry:

    >peyek
    Diam=emas=kuning=???:mrgreen: Jeruk maksudnya…:mrgreen:

    >hafidzi (lagi)
    Iya, kapan… ya bisa dialog dengan baik…😥

    >akafuji
    Diamnya pakai telepati ya Mbak???:mrgreen:

  7. beuh, klo ketemu perempuan diam???
    itu bagus..daripada langsung colak-colek
    *ditimpuk mas arif*

  8. Kalau aku sih klo ketemu perempuan nggak mungkin diem Mas, gatel dong pengen nyamperin…:mrgreen:
    *Kayak hangga, ditimpuk sama Mas Arif…*

  9. berangan2: menurut the secret, pikiran bisa menjadikan semesta merecode dirinya sesuai apa yang kita mau. jadi, bermimpilah!
    diam:ah, itu kan cuma pura2
    emang kudi nunggu orang, ruang dan waktu yang tepat, kok. makanya saya sepakat dengan orang jawa. depannya sih alus, tapi belakangnya? wee lha… jangan tanya ada bundelannya. apa coba? blangkon

  10. >hanggadamai
    *nimpuk keras-keras*
    Emangnya apaan dicolak-colek???:mrgreen:

    >guitarlover
    *timpuk juga*
    — Dan akhirnya timpuk-timpukan… —
    —Tamat—

    >fay
    Menurut Pak Paijo yang hapal Primbon Jawa *halah*, orang Jawa pantang menyakiti hati orang lain secara blak-balakn bukan? Ya, iya, memakai filosofi blangkon itu. Tapi masalahnya itu kalau blangkonnya orang Solo. Kalau orang Surabaya? Yang pakai “udheng”? Masalahnya mbendhol-nya di depan i…??? Bagaimana hayo???😆


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: