Oleh: Arif Budiman | Minggu, 27 April 2008

Senangnya Berbagi…

Beberapa minggu kemarin aku mendapatkan dua buah tiket gratis menonton film di Mitra 3, hasil dari menonton film bersama di UPT Pusat Bahasa ITS. Filmnya buatan Perancis, tidak tahu sih isinya seperti apa, yang jelas ada lima film yang diselang-seling dari siang sampai dini hari. Filmnya diputar kemarin dan hari ini. Ada yang drama, ada yang komedi… Uh, saat menerima dua tiket itu langsung terbayang satu kata: “JALAN-JALAN…”:mrgreen:

Tapi, saat mendekati hari pemutaran filmnya aku jadi bingung sendiri. Mau mengajak siapa? Beberapa temanku kuajak namun berkata semua: “Maaf ya, aku tidak bisa… Aku sudah ada janji…” Wadhuh… Jadi bingung…

Dan yang terakhir malah membuatku ingin tersenyum sendiri. Aku mengajak Rima, temanku.

“Rim, kamu nanti malam nganggur, enggak?”
Wah, aku sih walaupun nganggur kubuat mengerjakan TR (tugas rancang)-ku… Soalnya belum selesai…

(Dipotong untuk mencegah kelebihan beban serta gangguan pencernaan, kandungan, dan janin:mrgreen: )

Eh, tapi kalau untuk aku sama Hardi (pacarnya, red.) saja bagaimana?
*Tuing… Katanya tadi mengerjakan tugas rancang… Ih, capai deh…*
“Ya, sudah lah, tidak apa-apa…”
Beneran nih? Gak nyesel?
“Iya… Sudah… Bawa saja…”
*Setelah dia pergi aku tertawa-tawa tidak karuan…😆 *

Seperti itulah diriku… Aku cukup senang dengan melihat temanku bahagia seperti itu, walau biasanya aku harus mengorbankan sebuah kebahagiaan bagi diriku sendiri… (dan aku merasa banyak orang yang tidak respek, dan dengan semena-mena membuang semua pengorbananku kepadanya dengan harga yang murah!😥 ) Aku merasa bahwa itulah sejatinya dua orang teman, saling berbagi, saling memberi, dan saling percaya satu dengan yang lainnya. Dan, sumpah, itu tidak akan tergantikan dengan segala harta semahal dan sebernilai apapun, karena arti teman adalah tidak terukur nilainya…

Dan aku memimpikan semua orang di dunia ini bisa berteman satu sama lain, saling berbagi satu sama lain, tidak mengandalkan keakuannya masing-masing, tak pandang suku, agama, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, dan sebagainya, pasti dunia akan damai tanpa ada peperangan karena perebutan kekuasaan, pengaruh, dan harta benda. Ah, Tuhan, seandainya semua orang mau berbagi, pasti akan indah dunia ini…:mrgreen: (Semoga Tuhan mendengarnya…)


Responses

  1. semoga!😀

  2. semoga smuanya bisa jadi teman yg baik🙂

  3. gmn kl my life story dijadikan film…
    he

  4. Loh…alah cak…cak…
    wong wis dikandani karo si mbah biyen toh…

    Ngene jarene..
    Ngger menowo lowe arep mlaku sak mlaku, berbuat opo wae ojo lali ngucap ” Bismillah Hirrohman Nirrohim “. Opo sih maksudne…??

    Kan kita disuruh ber KASIH SAYANG terhadap sesama makhluk…??. Bukan seperti selama ini yang dipahami bahwa kita selalu mengharap BELAS KASIH-Nya Tuhan….

  5. Nambah meneh ah….
    Saudara SEJATI terbentuk oleh adanya ” HATI yang saling BERTAUT ” satu sama lain cak….
    Teraplikasi dalam setiap tindakan dan perbuatan yang saling ASAH, ASIH dan ASUH…

    Saudara sedarah, sekandung belum tentu bisa menjadi SAUDARA SEJATI loh….??

  6. kalo dapat tiket gratisan lagi bilang-bilang saya ya…🙂

  7. >peyek
    Matur suwun… Ngono thok tah???👿

    >hanggadamai
    Iya, semoga…

    >akafuji
    ??? *Tidak mengerti maksudnya*

    >Santri Gundhul
    Ya iyalah… Jati kan tumbuh-tumbuhan, masa bisa dijadikan saudara… Hehehe
    Ngendhi ae Cak, gak tau ngetok…

    >mybenjeng
    Malese…👿

  8. Tuhan sudah mendengarkannya saat ,mas. memulai menulis postingan ini.hehehehe….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: