Oleh: Arif Budiman | Sabtu, 17 Mei 2008

Sebuah Perjuangan

Hidup ini sebuah perjuangan, kawan
Bagi orang-orang yang kelaparan
Hingga harus mengais-kais gundukan tanah
Demi sesuap makanan

Hidup ini sebuah perjuangan, kawan
Bagi orang-orang yang bergelandangan di jalanan
Dengan secarik kain penutup badan
Dari dinginnya angin malam

Hidup ini sebuah perjuangan, kawan
Bagi orang-orang yang terbutakan
Tak lagi pernah mengenyam pendidikan
Terjebak tuntutan kejar setoran

Hidup ini benar-benar sebuah perjuangan, kawan
Bagi orang-orang yang tiada berkebebasan
Terkungkung dalam realita yang kejam
Terpenjarakan oleh derasnya arus peradaban

Ahai,
Beginilah nasib orang-orang berkesusahan
Ditindas oleh keadaan
Tanpa memperoleh satu pun pengharapan
Hanya duka berselimutkan…

Sedangkan kita…
Tertawa terbahak-bahak sambil mata terpejamkan
Lalukan semua rintih dan tangisan
Bersukaria sendirian…
Akankah tetap kita berpangku tangan?

Surabaya, 17 Mei 2008
— Arif —


Responses

  1. Halah….
    Rif, sebenarnya kamu nih lagi berada di POSISI yang mana…??

    Puisimu ini menyiratkan 3 suara jeritan hati dan 3 keadaan.

    ahh..jangan-jangan kamu yang di bait ( paragraf ) terakhir..??

    PEARTAMAAAAAXXXX euy…

  2. untuk bertahan hidup emang harus berjuang…

  3. Hidup memang perjuangan, tak terkecuali, untuk siapapun. Hidup juga perjuangan bagi mereka yang bergelimang harta, bagi mereka yang cantik dan ganteng, bagi mereka yang sedang memimpin, juga bagi mereka yang sedang terbahak dalam sukanya. Untuk bisa mempertahankan itu semua tetap berada dalam kehidupan, juga sebuah perjuangan. Bukankan setiap perjuangan selalu mengarah pada keadaan yang lebih baik? Manusia memang diciptakan untuk tak pernah puas, juga dalam hal meraih kebaikan. Kita selalu menginginkan yang lebih baik. Iya kah??

  4. sepurane rek, minggu wingi aku muleh gresik trus sempet ngumpul karo wong2 gresik ngblog liyane, maaf ga sempet ngabarin, next time wong2 nggresik ngeblog ngumpul2 maneh yoo…

  5. eka pratiwi waktu mlahir sudah diajari berjuang untuk keluar dari perut ibu, sebagian orang dianggap sebagai pejuang dengan hadiah Pahlawan, namun dilain pihak dianggap sebagai pemberontak dan pengkhianat…. setali dua uang. sebuah coin mempunyai dua sisi yang berbeda dan berseberangan, HUKUM ALAM,………….

  6. hidup ini perjuangan menuju surgaNYa

  7. ah kita juga berjuang memaknai diri dengan bermacam atribut
    cinta, gelar, harta, tahta, surga


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: