Oleh: Arif Budiman | Minggu, 8 Juni 2008

Celoteh si Bocah

Ibu,
Aku ingin selalu terjaga
Menikmati indahnya kemerlip sang bintang
Di setiap malam
Sebelum mentari memakan sinarnya

Ibu,
Aku ingin selalu membuka mata
Menemani sang bulan dalam kerinduan
Menanti sang pungguk
Terbang menghinggap di purnamanya
Sambil bermain di bawah terangnya
Berkejaran, berlarian kesana bersama teman-teman

Ibu,
Aku ingin keluar rumah
Agar bisa nikmati keindahan yang ada
Hingga sang fajar tiba

Oh…
Tapi aku tahu, Ibu
Aku harus tidur saat ini
Meninggalkan semua keindahan malam ini
Menyongsong hal-hal indah yang lain
Di keesokan hari

Ibu,
Besok bangunkan aku lebih mula
Agar tidak terlambat masuk sekolah

Ibu,
Selamat tidur…

Surabaya, 9 Juni 2008
– Arif –


Responses

  1. ndak boleh nonton tipi malem2 y nak:mrgreen:

  2. Selamat tidur yah Nak,

    Besok pagi kan ku buatkan Telor CEPLOK kesukaanmu dan Nasi Goreng sebagai bekal ke Sekolah.

    Emmmm……..mmmmaaaaaah

  3. jadi kangen ibuku :(( salam kenal bangđŸ™‚

  4. bu sekarang aku tak lagi menjumpai bintang yang tertabur di langit gelap, langit ku kini merah merkury, aku hanya mampu menjumpai nya lewat ilusi,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: